awal baru

hari ini aku bisa OL lewat laptopku langsung… udah ada modem…

semoga bisa mulai aktif menulis lagi..
amien

Puisi buat ita

IBU

Lembayung senja menghias cakrawala penuh pesona dan keindahan,

Sang bayu meniupkan sajak-sajak cinta penuh kebahagiaan,

Dermaga tua jadi saksi bisu, semangatmu menerjang waktu,

Hingga langit bertabur bintang bagai butiran mutiara,

raja malam pun menghadirkan pesonanya,

kau tetap berusaha penuh gairah,

demi anakmu tercinta,

kaulah titian keluarga

Siluet wajahmu hadirkan senyuman

Kau lah bunga desaku wahai ibu…

 

 

Interpretasi :

Puisi tentang kegigihan seorang ibu untuk dapat menghadirkan senyuman dengan bekerja di sebuah dermaga,

“Dermaga tua jadi saksi bisu, semangatmu menerjang waktu”

Walau harus bekerja hingga larut malam,

“Hingga langit bertabur bintang bagai butiran mutiara,

raja malam pun menghadirkan pesonanya,”

dia tetap bekerja penuh semangat demi keluarga yang dicintainya.

“kau tetap berusaha penuh gairah, // demi anakmu tercinta, // kaulah titian keluarga”

Atas usahanya itu, sang ibu disanjung oleh anaknya,

“Siluet wajahmu hadirkan senyuman // Kau lah bunga desaku wahai ibu…”

 

Bentuk puisi dibuat seperti bentuk cangkir. Hal itu bermakna sebuah persembahan seorang anak pada ibunya atas segala kerja kerasnya untuk menghadirkan senyuman di keluarganya. Secangkir teh hangat tuk mengembalikan tenaganya yang telah terkuras.

ku akhiri hal yang baru ku mulai

akhirnya semua berakhir…

baru seminggu ku bina hubungan ni…

ternyata tak dapat lagi ku tahan…

 

akhirnya ku akhiri hal yang baru ku mulai…

sendiri lagi

akhirnya sendiri lagi…

ku tak peduli lagi apapun yang kan terjadi

karena ku selalu sendiri

adakah yang mau menemani

mereka bilang aku yang bermasalah

tapi aku hanyalah diri yang resah

akan suatu hal yang pasti

bahwa aku sendiri

lagi

Ujung Tahunku

Ujung Tahunku

Tak terasa desember telah hampir habis…

Semua waktu ku telah berlalu…

Tapi tak menyisakan kenangan indah seperti dulu…

Hanya penyesalan yang tak berujung…

Apakah kini semua telah tiada…

Apakah kini ku tak kan bahagia….

Apakah kini ku hanya sendirian…

Apakah kini ku hanya bisa berkata…

”aku masih selalu sendiri…”

Ujung Tahun ku telah tiba…

Tapi aku masih belum bisa…

Masih ingin mencoba…

Untuk memiliki akhir yang indah….

Semoga kan terjadi….



« Older entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.